Film dokumenter favorit: West of the Track (Wang Bing, 2003)

Menyaksikan keruntuhan gargantuan seperti ini terasa menyayat hati.
Menyaksikan keruntuhan gargantuan seperti ini terasa menyayat hati.

Salah satu film berdurasi paling panjang yang pernah diedarkan ke public ini mengundang pertanyaan: apakah memang harus dibuat sepanjanng itu? Durasi total film ini 545 menit, dibagi ke dalam 3 bagian utama: Karat, Sisa-sisa dan Rel. Film ini berkisah mengenai daerah industrial Shenyang di distrik Tie Xi, yang pernah menjadi salah satu daerah industry paling hidup dan ramai di Cina. Kawasan ini juga sempat digunakan oleh Jepang pada Perang Dunia Kedua sebagai salah satu basis industry senjata mereka, membuatnya mencapai puncak kejayaannya. Namun kebijakan ekonomi Cina telah menggeser kawasan industri ke daerah Selatan di kawasan kota-kota pantai, menyebabkan daerah pedalaman seperti Tie Xi ini ditinggalkan dan pelan-pelan mengalami kematian. Apa yang dilakukan oleh Wang Bing adalah membawa kamera DV sederhana dan merekam kematian yang sedang terjadi secara pelan-pelan itu.

Harus diakui bahwa Cina adalah bangsa yang besar, dalam pengertian harfiah. Maka kawasan industry ini besar dan terasa amat masif, dengan para pekerja yang terasa mulai kehilangan pijakan mereka akan masa depan. Maka menyaksikan jajaran mesin dan pabrik-pabrik peleburan berukuran raksasa yang sedang menyongsong kematian bagaikan sedang melihat proses kematian pelan-pelan ikan paus raksasa terdampar di pantai. Mungkin bukan rasa iba yang benar-benar muncul tetapi semacam ketidakpercayaan bahwa apa yang tampak perkasa dan raksasa seperti itu bisa mengalami akhir berupa kematian yang tragis dan menyakitkan.

Menyakitkan karena Wang Bing tak hanya sedang merekam benda mati. Ia merekam manusia di dalam kawasan itu, seperti sedang mendokumentasikan denyut hidup terakhir kawasan itu, dan kita pelan-pelan sadar bahwa semakin harapan diletakkan pada denyut hidup, semakin kita paham bahwa akhir tragis itu semakin tak mungkin dihindari.

Mungkin bukan akhiran peradaban yang sedang direkam oleh Wang Bing. Tapi episode panjang tentang keruntuhan satu sekrup kecil peradaban manusia ini bisa memperlihatkan bahwa sejarah berjalan panjang, bangun dan runtuhnya kehidupan manusia adalah kenyataan tak terelakkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s