Film dokumenter favorit: A Propos de Nice (Jean Vigo, 1930)

Kenapa tari can can ini ditarikan terbuka di pelabuhan menyambut kapal datang?
Kenapa tari can can ini ditarikan terbuka di pelabuhan menyambut kapal datang?

Sebagain bagian dari gelombang estetika simfoni dan kota, karya ini seakan mengajak kita berjalan-jalan ke wilayah yang tak lazim. Pembuat film ini, Jean Vigo dan Boris Kauffman, mengajak ke Nice, kota peristirahatan di tepi pantai di Prancis. Kota itu tengah bersiap menyambut musim liburan. Mereka berbenah, membersihkan jalan dan mengecat ulang boneka berukuran raksasa untuk dipakai dalam parade. Pelan-pelan kita diajak berjalan-jalan semakin masuk ke dalam melihat lebih dalam dari apa yang tampak di permukaan.

Karya Ini tampak ingin menghadirkan kontradiksi gaya hidup kelas borjuis yang tampak di façade kota dengan apa yang ada di sebaliknya. Namun Jean Vigo dan Boris Kauffman (adik dari Dziga Vertov) tak ingin membuatnya mudah dan simplistik. Sebagai sebuah penjelajahan kota (city strolling), karya Vigo ini memang diniatkan sebagai sebuah social documentary, pendokumentasian kehidupan sosial, tetapi kehidupan sosial seperti apa? Vigo tampak lebih suka pada sesuatu yang elusive, menghindari makna yang kontras. Lihat misalnya tari can can dan parade topeng buruk rupa berukuran raksasa yang ditampilkannya. Ini membuat karyanya lebih mirip burlesque ketimbang membuat komentar sosial yang pedas dan tajam.

Silakan nikmati A Propos de Nice ini dengan music dari Michael Nyman, seperti yang pernah ditampilkan di Barbican Centre, London, 21 Oktober 2005:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s