Film Pendek Indonesia Hingga Kini – Aku Dengan Nina (Dinda M. Djunanda, @djunanda)

Film dengan pendekatan found footage ini jelas mengacu pada video porno Bandung Lautan Asmara yang pernah jadi berita besar itu, terutama pada adegan-adegan di dalam kamar hotel. Coba dengarkan nama hotel yang disebut oleh tokoh dalam film ini yang konon kabarnya merupakan hotel tempat terjadinya perekaman video yang judulnya sering dikaitkan dengan sebuah perguruan tinggi swasta di Bandung itu. Masih kurang? Referensi adegan seks dan “menghilang” seperti jin itu juga merupakan acuan jelas ke sana.

Terlepas dari acuan-acuan ke Bandung Lautan Asmara, pendekatan found footage seperti ini selalu punya dampak menghadirkan kenyataan yang segera, atau immediate reality pada karya audio visual. Karya seperti ini selalu berpretensi bahwa apa yang direkamnya adalah kenyataan, bukan kenyataan rekaan sebagaimana karya yang dibuat secara profesional dengan kematangan teknik yang tinggi. Dengan demikian, maka gambar-gambar dengan komposisi “asal jadi” dan editing yang kasar justru dipakai untuk meyakinkan penonton bahwa peristiwa yang ada dalam rekaman itu sungguh terjadi dan bukan arahan sutradara belaka. Bahkan di laman Vimeo ini disebutkan bahwa video ini adalah “Sebuah rekaman yang ditemukan tidak sengaja oleh seorang mahasiswa di daerah jakarta timur.”

Strategi found footage ini memang sukses besar sesudah The Blairwitch Project menggunakannya. Dengan sengaja film itu tidak memberitahu di awal film bahwa kisah di dalamnya hanya fiksi. Akibatnya demikian banyak yang tertipu oleh film tersebut karena menganggapnya sungguh-sungguh merupakan perburuan 3 orang mahasiwa film yang sedang berusaha merekam praktek sihir di sebuah bukit di Burkittsville, Maryland. Sesudah itu found footage diterapkan dalam berbagai film dengan berbagai genre seperti District 9 (Alien), Rec dan Paranormal Activity (horor) hingga Chronicle (superhero). Efek yang diharapkan dari film found footage adalah pengalaman visual yang dekat, dan terutama bagaimana para penonton “tak terjaga” akan perkembangan plot yang sebelumnya dianggap semata-mata sebagai sebuah kegiatan sehari-hari yang tidak dramatis.

Kembali pada Aku dengan Nina, catatan menarik ada pada “komentar” si pembuat film terhadap kamera. Dinda, sang laki-laki pada film ini, begitu sensitif ketika ia dikonfrontir oleh Nina agar menjual saja kameranya ketimbang mengorbankan Nina sedemikian rupa. Dinda meradang dan memukul Nina dan memaksa Nina untuk menyatakan cinta padanya. Apakah kamera berarti harga diri seorang laki-laki pembuat film?

Akhiran film ini menyimpulkan sebuah hubungan laki-laki perempuan yang eksploitatif, dan ketika dilakukan atas nama cinta, membuat kita bertanya: apakah cinta itu? Kesan seperti ini yang ingin didapat oleh Dinda M. Djunanda sekalipun bagi para pembela hak asasi manusia atau para aktivis anti domestic violence, yang terjadi dalam film ini adalah pelanggaran serius terhadap hak perempuan.

Advertisements

3 Comments

  1. Banyak yg udah nonton film ini n cuma bkomentar : “hah? Gitu doanng?!?”..
    Tapi pada ulasan ini saya lega..akhirnya!…..Terimaksih sdh mengulas dan melihat film ini lebih dalam (Walopun filmnya masih byk kekurangan) …
    Berdasarkan tulisan2 dalam blog gemarnonton ini, Saya cuma berharap semua kritikus film Indonesia seperti anda, berusaha memahami “lebih” dalam setiap karya, hubungan antara si kreator dengan film nya, dan tidak mereview film secara dangkal (lebih membahas keterbatasan teknis daripada esensi cerita). Sehingga kritikan bagus atau sejelek apapun akan sangat bisa diterima…
    imho, sutradara tidak perlu dipujapuji, hanya perlu dipahami xp….thx bos, sukses terus…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s