Penghargaan Komunitas Asia Tenggara – Pasifik untuk Misbach Yusa Biran

Oleh Lisabona Rahman

Bangkok, 3 Agustus 2010

Asosiasi Arsip Audiovisual Asia Tenggara-Pasifik (SEAPAVAA) dalam kongres tahunannya yang ke-14 di Bangkok, Thailand, memberikan penghargaan status Fellows untuk empat orang yang dianggap sangat berjasa bagi pelestarian sejarah di wilayah ini. Program penghargaan ini adalah bentuk pengakuan terhadap orang-orang luar biasa atas sumbangannya yang sangat penting dalam bidang arsip audiovisual dengan berbagai cara dan karena kepemimpinan mereka dalam komunitas profesional pengarsipan.

Misbach Yusa Biran (76 tahun), pendiri Sinematek Indonesia, menerima penghargaan ini bersama dengan tiga orang lainnya:

1. Ray Edmondson, salah satu penggerak berdirinya National Film and Sound Archive Australia dan SEAPAVAA. Dalam kesempatan ini ia juga mendapat anugerah Lifetime Achievement Award.

2. James Lindner, ahli media dan komunikasi asal Amerika Serikat yang banyak menerima penghargaan kelas dunia untuk restorasi media magnetik.

3. Hisashi Okajima, Presiden International Federation of Film Archives (FIAF) yang berasal dari Jepang.Kabar gembira ini merupakan kebanggaan bagi dunia film Indonesia. Organisasi SEAPAVAA yang terdiri dari orang-orang profesional terkemuka hanya memberikan penghargaan ini kepada tokoh-tokoh arsip audiovisual yang memiliki pencapaian di wilayah Asia-Pasifik dan dunia.

Khusus untuk Misbach Yusa Biran, SEAPAVAA menyatakan bahwa sosoknya adalah inspirasi bagi komunitas arsip film di Asia dan Pasifik. Ia juga adalah orang pertama yang menerima Lifetime Achievement Award SEAPAVAA pada tahun 1997.

Sinematek Indonesia yang didirikan Misbach Yusa Biran bersama SM Ardan pada 20 Oktober 1975 adalah arsip film pertama di wilayah Asia Timur.

Dalam naskah pidato penerimaan penghargaannya Misbach Yusa Biran menyatakan, “Sungguh ironis bahwa saya mendapatkan pengakuan dari SEAPAVAA pada saat Sinematek tengah ‘tenggelam’… Walau begitu saya gembira karena percaya bahwa dengan rangkulan SEAPAVAA, pemerintah negara saya akhirnya akan membuka diri bagi dialog! Saya sangat kagum akan begitu pesatnya perkembangan organisasi ini.”

Karena kesehatannya kurang mengizinkan, Misbach Yusa Biran tidak dapat menghadiri acara penganugerahaan di Bangkok. Dhani Sugiharto dari Arsip Nasional Republik Indonesia yang juga adalah anggota Dewan Eksekutif SEAPAVAA mewakilinya menerima penghargaan ini.

SEAPAVAA adalah organisasi yang beranggotakan individu atau organisasi untuk memajukan arsip audiovisual demi melestarikan dan membuka akses terhadap kekayaan warisan budaya Asia Tenggara dan Pasifik.

Berita resmi dari SEAPAVAA (http://www.pia.gov.ph/seapavaa/new.asp) dapat dilihat di http://www.pia.gov.ph/seapavaa/new.asp?m=2&i=fellows

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s